Selasa, 17 Maret 2026

Analisis Poin Persib apabila gol dimaksimalkan

 Di musim ini (2025/2026) Persib Bandung menjadi salah satu tim besar yang memuncaki klasemen walaupun sempat terseok-seok di awal kompetisi akibat dari banyaknya pemain baru yang belum bisa beradaptasi dengan maksimal, sehingga kerjasama serta cemistry belum tertata dengan baik.

Masalah selanjutnya yang dihadapi Persib adalah finishing goal yang kurang bagus, apabila finishing ini dimaksimalkan menjadi gol, maka bisa jadi persib salah satu klub yang belum terkalahkan di Liga 1 musim ini.

Berikut analisis beberapa pertandingan persib yang harusnya dapat dimaksimalkan menjadi poin penuh

1. Persijap 2-1 Persib = andaikan goal Barros tidak dianulir karna offside (beberapa media mengklaim bahwa barros dalam posisi onside dengan menunjukan video bukti saat gol terjadi) maka harusnya persib dapat point (+1)

2. PSIM 1-1 Persib = dalam laga ini persib mendapatkan 2 penalti dan keduanya gagal dikonversikan menjadi gol, harusnya dalam laga ini persib dapat poin (+3)

3. Malut 2-0 Persib, dalam pertandingan kali ini persib benar-benar kalah dalam semua aspek, hal terbesar kekalahan ini karena jarak yang ditempuh sangat jauh dalam keadaan jadwal padar (bersama kompetisi ACL2) serta pelatih kepaka Bojan Hodak tidak bisa mendampingi akibat akumulasi kartu (+0)

4. Persik 1-1 Persib = apabila saddil tidak terkena kartu merah, kemungkinan besar persib akan membawa 3 poin  (+3)

5. Persib 2-2 Persebaya, pertandingan ini diwarnai dengan dianulirnya gol kakang akibat ramon terlebih dahulu diduga hansball dan body barba di kotak penalti yang dianggap pelanggaran, mustinya pertandingan ini persib bisa menang dengan skor 1-3 atau 2-3 (+3)

Dari analisis diatas persib harusnya punya point tambahan 9 poin dan telah mengumpulkan 67 poin. Ini artinya persib akan memiliki selisih poin 13 dengan peringkat no 2, dan ini menjadi sangat susah untuk di kerjar