Senin, 11 Mei 2015

10 Gunung Tertinggi di Tatar Sunda (Jawa Barat)

1. Gunung Ceremai (3084 mdpl)


Gunung Ceremai adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon. Gunung Ceremai merupakan gunug tertinggi di Tatar Pasundan. Tingginya mencapai 3084 m dpl. Letusan Gunung ini terjadi pada tahun 1698, 1772, 1775, 1805, 1937-1938 dan terakhir pada tahun 1951.
Gunung ini memiliki kawah ganda. Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah kawah timur yang beradius 600 m. Pada ketinggian 2.900 m dpl dilereng selatan terdapat bekas titik letusan yang bernama Goa Walet.
Kini Gunung Ceremai termasuk kedalamkawasan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC), yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektare.
Ceremai merupakan gunung api generasi ke tiga. Generasi pertama adalah suatu gunung api pleistosen yang terletak disebelah Gunung Ceremai, sebagai lanjutan dari vulkanisma Plio-Plistosen di atas batuan tersier. Vulkanisma yang ke dua adalah Gunung Gegerhalang, yang sebelum runtuh membentuk Kaldera Gegerhalang. Dan generasi ke tiga pada kala holosen berupa Gunung Ceremai yang tumbuh di sisi utara Kaldera Gegerhalang, yang diperkirakan terjadi pada sekitar 7.000 tahun yang lalu (Situmorang 1991).

2. Gunung Pangrango (3023 mdpl)

Gunung Pangrango merupakan sebuah gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur. Gunung yang bersebelahan dengan Gunung Gede ini memiliki ketinggian sekitar 3023 mdpl, dan menjadi gunung tertinggi ke Dua di Tatar Pasundan. Puncak Gunung Pangrango dinamakan Puncak Mandalawangi.

3. Gunung Gede (2958 mdpl)

Gunung Gede adalah gunung berapi aktif yang terletak di perbartasan Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi. Gunung Gede bersebelahan dengan Gunung Pangrango. Tinggi Gunung Gede sekitar 2958 mdpl dan menjadi puncak gunung tertinggi ke tiga di Tatar Pasundan.
Letusan Gunung Api Gede ; 1747-48, 1761, 1832, 1840, 1843, 1845, 1847, 1848, 1852, 1853, 1866, 1870, 1885, 1886, 1887, 1888, 1889, 1891, 1899, 1909, 1947-48, 1948, 1949, 1955, 1956, 1957.

4. Gunung Cikuray (2841 mdpl)

Gunung Cikuray adalah puncak tertinggi di Kabupaten Garut, dan tertinggi ke empat di Tatar Pasundan. Tingginya sekitar 2841 mdpl. Di puncak Gunung Cikuray kita dapat melihat gunung-gunung lainya disekitar Garut Diantaranya, Gunung Guntur, Gunung Talaga Bodas, Gunung Papandayan, Gunung Kendang, dll.

5. Gunung Papandayan (2665 mdpl)

Gunung papandayan merupakan sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Kabupaten Garut. Gunung ini menjadi gunung tertinggi kedua di Garut, dan ke lima di Tatar Pasundan. Ketinggiannya sekitar 2665 mdpl. Letusan besar gunung Papandayan pada tahun 1772 menghancurkan 40 desa dan menelan korban lebih dari 2.900 jiwa, bahkan di beberapa sumber ada yang menyebutkan korban letusan di tahun 1772 inin mencapai 2.951-3.200 jiwa.
Letusan Gunung Papandayan tahun 2003
Letusan letusan Gunung Papandayan diantaranya pada tahun 1772-1773, 1882, 1923, 1924, 1925, 1926, 1927, 1928, 1942, 1993, 1993, 1998, 2002-2003, 2013.

6. Gunung Kendang (2617 mdpl)

Gunung Kendang adalah sebuah gunung api aktif yang terletak di antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Ketinggian gunung ini mencapai 2617 mdpl dan menjadi puncak tertinggi ke enam di Tatar Pasundan. Gunung Kendang bersebelahan dengan Gunung Guha.
Gunung Kendang memiliki empat lapanagan Fumarol termasuk Kawah Manuk, dengan luas wilayah 2,75 km. Gunung Kendang memiliki sublimasi Sulfur, letupan lumpur panas, dan Mata air panas. Tidak diketahui banyak mengenai letusan gunung ini.

7. Gunung Patuha (2434 mdpl)
Gunung Patuha atau Gunung Sepuh adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Kabupaten Bandung. Tinggi Gunung Patuha sekitar 2434 mdpl dan menjadi gunung tertinggi ke tujuh di Tatar Pasundan. Dipuncak Gunung Patuha terdapat kawah indah nan cantik yang bernama Kawah Putih. Seperti Namanya air kawah ini memang berwarna Putih dan kadang berubah warna menjadi hijau apel saat musim dingin, dan menjadi kemerahan saat musim panas. Gunung ini tercatat pernah meletus di abad 10 dan abad 12.
Kawah Putih yang Eksotis

8. Gunung Guha (2397 mdpl)

Gunung Guha merupakan sebuah gunung api yang terletak bersebelahan dengan Gunung Kendang. Tinggi gunung ini sekitar 2397 mdpl dan menjadi Gunung tertinggi ke delapan di Tatar Pasundan.Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung ini.

9. Gunung Malabar (2343 mdpl)

Gunung Malabar merupakan puncak tertinggi yang dimiliki Pegunungan Malabar. Ketinggianya mencapai 2343 mdpl dan menjadi puncak tertinggi ke sembilan di Tatar Pasundan. Puncak-puncak yang lain yang dimiliki Pegunungan Malabar adalah Gunung Haruman (2245 mdpl), Gunung Puntang (2223 mdpl), Gunung Puncak Besar (2197 mdpl), Gunung Rakutak (1921 mdpl), dsb.

10. Gunung Guntur (2249 mdpl)

Gunung Guntur merupakan sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Kabupaten Garut. Ketinggian Gunung Guntur mencapai sekitar 2249 mdpl, dan menjadi Gunung tertinggi ke 10 di Tatar Pasundan.
Gunung Guntur merupakan salah satu gunung berapi paling aktif pada dekade 1800-an. Tapi sejak itu aktifitasnya kembali menurun. Erupsi Gunung Guntur pada umumnya disertai dengan lelehan lava, lapili dan objek material lainya. Erupsi Gunung Guntur yang tercatat adalah pada tahun 1690, 1777, 1780, 1800, 1803, 1807, 1809, 1815, 1816, 1818, 1825, 1827, 1828, 1829, 1832, 1833, 1834-1835, 1836, 1840, 1841, 1843, dan 1847.

Sumber Tulisan & Gambar : Doc.Pribadi, Nusantaramont.yu.tl, Panoramio, Riparhand,Blogspot.com, Wikipedia.org, Serta dari berbagai sumber lainya

Jumat, 08 Mei 2015

Gunung Datarwaru

(Foto Gunung Datarwaru, sumber.foto: Dokumen Pribadi)

Gunung Datar Waru adalah sebuah gunung yang terletak di deretan Pegunungan Lingga, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Tinggi gunung Datar Waru lebih dari 1000 mdpl. Di Gunung Datar waru terdapat Arca Lingga Taktak peninggalan Kerajaan Kuno Medang Kahiyangan.
Dipuncak Gunung Datarwaru terdapat sebuah peninggalan kuno berupa arca yang bernama Arca Lingga Taktak. Sayangnya situs ini tidak dirawat dengan baik yang menyebabkan kepala arca hilang entah kemana.